Tampilkan postingan dengan label Karya Sekar Ayu Kinanti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya Sekar Ayu Kinanti. Tampilkan semua postingan
Senin, 02 Maret 2015
pendam rasa
Telah lama kupendam rasa ...
Yang tersimpan di dalam jiwa...
Perasaan yang muncul begitu saja...
Membuatku menahan lara...
Memang aku menggagumimu...
Tapi ku sulit memepercayaimu...
Rasa ini sungguhlah indah...
Membuatku ingin lah lupa..
Hadirmu laksana surgaku...
oh cintaku..
menyukaimu diam diam ..
tersakitiku dalam dalam...
Kamis, 26 Februari 2015
Pengertian Hijab Dalam Islam
PENGERTIAN HIJAB DALAM ISLAM
Yang dimaksud dengan Hijab disini adalah penghalang seseorang dalam proses mencari dan memahami serta menangkap makna kemurnian dan kebenaran agama secara lahir dan bathin dalam tujuan mendekatkan diri sedekat-dekatnya pada Allah. Untuk lebih jelas tentang makna dan hakekat dari hijab, dibawah ini akan diuraikan secara singkat.
1. Hijab Lahir dan Hijab Bathin
Hijab dapat dikategorikan menjadi dua macam, yaitu: hijab lahir dan hijab bathin. Hijab lahir adalah penghalang seseorang dalam memahami aspek-aspek ajaran lahir dari agama. Sedangkan hijab bathin adalah penghalang dalam memahami aspek-aspek bathin (qalbu) dari agama. Seseorang yang masih terhijab, maka ia tidak akan mengerti tentang hakekat dari sendi-sendi ajaran agama yang dianut. Bila seseorang masih diliputi hijab dan berpura-pura mengerti tentang hakekat sendi-sendi agama, maka orang itu dikatakan ‘melihat tetapi buta’. Bila ia bertindak atas dasar agama, maka tindakannya dianggap suatu kekeliruan. Hanya orang yang terbuka hijabnya yang sangat berhati-hati dalam menafisrkan dan menterjemahkan ajaran-ajaran agama sehingga ia dapat berlindung dari keinginan untuk menjualkan agama.
2. Pembuka Hijab
Karena hijab terbagi dua macam, maka pembuka hijab pun dapat digolongkan menjadi dua cara pula:
a. Membuka Hijab Lahir
Untuk membuka hijab lahir (membuka pemahaman secara sempurna tentang dimensi lahir dari ajaran agama), caranya adalah dengan mempelajari dan mengamalkan seluk beluk semua perintah Allah yang dituangkan dalam rukun Islam. Jika seseorang telah mampu menjalan semua rukun Islam (dapat bersyahadat, sholat, puasa, zakat dan naik haji jika mampu), maka secara lahiriyah dapat dikatakan telah membuka hijab lahir. Maksudnya, secara lahir ia telah diakui sebagai pemeluk agama Islam yang baik. Sebagai tahap awal dalam memahami ajaran Islam, seseorang harus membuka terlebih dahulu hijab lahir. Sebab terbukan hijab lahir akan mempercepat proses untuk membuka hijab bathin. Ada syarat-syarat khusus yang membantu seseorang membuka hijab lahir, yaitu tidak melanggar larangan Allah, baik yang berkaitan dengan urusan muamalah, maupun urusan pribadi.
Untuk membuka hijab lahir (membuka pemahaman secara sempurna tentang dimensi lahir dari ajaran agama), caranya adalah dengan mempelajari dan mengamalkan seluk beluk semua perintah Allah yang dituangkan dalam rukun Islam. Jika seseorang telah mampu menjalan semua rukun Islam (dapat bersyahadat, sholat, puasa, zakat dan naik haji jika mampu), maka secara lahiriyah dapat dikatakan telah membuka hijab lahir. Maksudnya, secara lahir ia telah diakui sebagai pemeluk agama Islam yang baik. Sebagai tahap awal dalam memahami ajaran Islam, seseorang harus membuka terlebih dahulu hijab lahir. Sebab terbukan hijab lahir akan mempercepat proses untuk membuka hijab bathin. Ada syarat-syarat khusus yang membantu seseorang membuka hijab lahir, yaitu tidak melanggar larangan Allah, baik yang berkaitan dengan urusan muamalah, maupun urusan pribadi.
b. Membuka Hijab Bathin
Membuka hijab bathin disamping melakukan semua cara alam membuka hijab lahir, juga disertai dengan cara-cara lain. Secara garis besar, cara-cara itu dapat dilakukan dengan banyak membaca Al-Qur’an, dzikir, do’a dan amal-amal sholeh. Bacaan Al-Qur’an dapat dijadikan alat untuk membuka hijab bathin, begitu pula dengan dzikir. Berlainan dengan do’a-do’a. Do’a-do’a yang berkaitan dengan urusan duniawi kurang tepat digunakan. Do’a yang cocok dan tepat adalah do’a-do’a yang berkaitan dengan kebahagiaan akhirat. Adapun perbuatan amal sholeh, ini hanyalah sebagai suatu kekuatan pendorong untuk memperkuat niat agar tidak putus asa dalam proses membuka hijab.
Membuka hijab bathin disamping melakukan semua cara alam membuka hijab lahir, juga disertai dengan cara-cara lain. Secara garis besar, cara-cara itu dapat dilakukan dengan banyak membaca Al-Qur’an, dzikir, do’a dan amal-amal sholeh. Bacaan Al-Qur’an dapat dijadikan alat untuk membuka hijab bathin, begitu pula dengan dzikir. Berlainan dengan do’a-do’a. Do’a-do’a yang berkaitan dengan urusan duniawi kurang tepat digunakan. Do’a yang cocok dan tepat adalah do’a-do’a yang berkaitan dengan kebahagiaan akhirat. Adapun perbuatan amal sholeh, ini hanyalah sebagai suatu kekuatan pendorong untuk memperkuat niat agar tidak putus asa dalam proses membuka hijab.
3. Proses Membuka Hijab
Untuk membuka hijab lahir, maka seseorang harus membiasakan diri secara istiqamah (kontinyu). Tidak perlu bertele-tele, cukup hanya belajar seperlunya kemudian mempraktekkan langsung baik secara sendirian maupun secara berjamaah. Bila seseorang sudah mengetahui seluk beluk syarat dan rukun dari semua rukun Islam, maka saat itu ia dapat langsung membuka hijab lahir. Ia akan menemukan ketenangan dengan berkat istiqamah yang telah dilakukan. Berlainan dengan proses pembuka hijab bathin. Tidak ada yang lebih sulit dari perjalanan mencari hakekat kebenaran agama terkecuali membuka hijab bathin. Dan tidak semua orang berkeinginan untuk melakukan dan merasakan hal itu, bahkan ada yang tidak mengerti sama sekali. Selama ini orang-orang hanya memahami hijab bathin hanya sebatas merasakan kenikmatan dari hajab lahir. Bila dengan sholat dan puasa ia telah merasakan ketenangan, maka ia merasakan sudah masuk dimensi bathin. Atau bila seseorang sudah dianugerahi dapat melihat jin atau syetan, ia sudah menganggap masuk ke alam bathin. Padahal semua itu ada;ah ‘semu’ bukan bathin yang sesungguhnya. Bila orang menganggap semua itu dinamakan alam bathin, maka dapat dikategorikan orang ‘dusta’, yaitu orang sadar dalam keadaan tidak sadar. Terbukanya hijab bathin tidak identik dengan melihat jin, syetan atau merasa konsentrasi di saat sholat atau dzikir. Tanda terbukan hijab bathin adalah bila seseorang dapat menikmati kesmepurnaan kenikmatan dari hakekat bathin itu sendiri. Terbuka hijab tahin adalah ternukan dari segala teka-teki tentang hakekat alam diluar dirinya atau di luar alam dzohir. Oleh karena itu, proses untuk mencapai kepada terbukanya hijab bathin seseorang harus mempunyai tingkat keyakinan yang tinggi pada Allah. Orang yang tidak yakin terhadap atau kurang beriman kepada hal-hal yang ghaib, maka sangat mustahil dapat terbukanya hijab bathin. Tahapan untuk menuju terbuka hujab bathin dimulai dengan pemusatan perasaan pada suatu tujuan yaitu Allah. Bila konsentrasi penuh telah dicapai, maka hati akan luluh dan bergetar, akan dan perasaan akan lebur menjadi satu dan lenyap, tapi eksistensi diri masih bisa dirasakan dan dikuasai, sadar bahwa ia sedang menghadap Allah. Begitu hati luluh dan lebur, maka akan muncul penghayatan mendalam. Saat itu seseorang akan berkata: “Oh, inilah yang sesungguhnya kenikmatan yang sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata dan sulit untuk digambarkan dalam kenyataan”. Suatu titalitas kesadaran pada alam yang berbeda dengan alam dzohir. Disaat kembali kea lam kesadaran semula, dimana akal sudah berfungsi kembali, ia hanya bisa berucap: “Alam dzohir hanyalah semu semata”.\
4. Penghalang Hijab
Untuk menuju proses terbukanya hijab tidak semudah apa yang dibayangkan oleh para ahli bathin atau ahli syariat. Sebab terbukanya hijab tidak sama dengan gambaran bathin sebagaimana yang diterangkan oleh sementara orang. Seseorang yang sudah terbuka hijab bathinnya, niscaya akan sulit untuk menguraikan dimensi bathin itu sendiri. Oleh karena itu, banyak sekali penghalang untuk dapat masuk ke dimensi bathin itu. Meskipun dalam beberapa kitab tasawuf telah menjelaskan yang ada, belum dapat menyimpulkan sebuah kesimpulan yang sempurna dan memuaskan. Namun bila dicermati secara garis besar, penghalang hijab itu dapat digolongkan menjadi empat macam:
a. Larut dalam Kenikmatan Dunia
Seseorang tidak akan mencapai terbukanya hijab bathin kalau dirinya masih dikuasi oleh segala kenikmatan dunia. Harta, pangkat, kedudukan dan martabat masih menguasai hati sehingga bathin terbungkus oleh hawa nafsu keduniaan. Bagaimana mungkin ia akan berbicara masalah hijab bathin kalau dirinya masih dikuasai oleh hal-hal yang lahir. Ini tidak berarti bahwa seorang yang kebetulan mempunyai pangkat, harta, kedudukan dan martabat tidak dapat mencapai terbuka hijab bathin. Yang dimaksud di sini adalah apabila hantinya tidak dapat menguasai apa yang ada pada dirinya. Atau dengan kata lain harta, pangkat dan kedudukan mengendalikan dirinya, bukan sebaliknya. Karena itu, tergantung pada diri masing-masing. Tergantung pada berharga mana antara harta, pangkat, martabat dan kedudukan dengan jiwa dan qalbunya. Bila menganggap bahwa hanya jauh melebih berharga dari apa yang dimilikinya, maka niscaya ia akan dapat mencapai terbukanya hijab bathin. Satu hal yang terpenting adalah dapat mengendalikan diri dari semua pengaruh yang berdimensi duniawi. Seharusnya berprinsiplah secara arif dengan pemahaman bahwa: “Aku memiliki tetapi tidak merasa memiliki”. “Aku kaya tapi bukan milikku”, “Aku berpangkat hanya sekedar amanah”, “Aku bermartabat tapi diriku masih penuh kekurangan”. Dan sebagainya.
Seseorang tidak akan mencapai terbukanya hijab bathin kalau dirinya masih dikuasi oleh segala kenikmatan dunia. Harta, pangkat, kedudukan dan martabat masih menguasai hati sehingga bathin terbungkus oleh hawa nafsu keduniaan. Bagaimana mungkin ia akan berbicara masalah hijab bathin kalau dirinya masih dikuasai oleh hal-hal yang lahir. Ini tidak berarti bahwa seorang yang kebetulan mempunyai pangkat, harta, kedudukan dan martabat tidak dapat mencapai terbuka hijab bathin. Yang dimaksud di sini adalah apabila hantinya tidak dapat menguasai apa yang ada pada dirinya. Atau dengan kata lain harta, pangkat dan kedudukan mengendalikan dirinya, bukan sebaliknya. Karena itu, tergantung pada diri masing-masing. Tergantung pada berharga mana antara harta, pangkat, martabat dan kedudukan dengan jiwa dan qalbunya. Bila menganggap bahwa hanya jauh melebih berharga dari apa yang dimilikinya, maka niscaya ia akan dapat mencapai terbukanya hijab bathin. Satu hal yang terpenting adalah dapat mengendalikan diri dari semua pengaruh yang berdimensi duniawi. Seharusnya berprinsiplah secara arif dengan pemahaman bahwa: “Aku memiliki tetapi tidak merasa memiliki”. “Aku kaya tapi bukan milikku”, “Aku berpangkat hanya sekedar amanah”, “Aku bermartabat tapi diriku masih penuh kekurangan”. Dan sebagainya.
Biodata Lee Min Ho
Min-ho (aktor kelahiran 1987)
Untuk aktor dengan nama sama, lihat Lee Min-ho (aktor kelahiran 1993).
| Lee Min Ho | |
|---|---|
lee min ho
| |
| Lahir | Lee Min Ho (이민호) 22 Juni 1987 (umur 27) |
| Nama lain | Min ho |
| Tahun aktif | 2005 - sekarang |
Lee Min Ho (Hangul: 이민호)(lahir di Seoul, Korea Selatan, 22 Juni 1987; umur 27 tahun) adalah aktor asal Korea Selatan.
Profil
Nama: Min-ho lee atau Lee Min Ho.
Profesi: Aktor dan model.
Tanggal lahir: 22 Juni 1987.
Tempat lahir: South Korea.
Tinggi badan: 185 cm.
Berat badan: 69 kg.
Zodiak: Cancer.
Golongan darah: A.
Agama: Tidak punya.
Karier
Ia berperan sebagai Gu Jun Pyo dalam serial televisi Boys Before Flowers. Ia juga bermain dalam beberapa film lainnya seperti But I Don’t Know It Either dan I Am Sam. Lewat film Boys Before Flower, kini Lee Min Ho menjadi artis yang sangat terkenal. Bungsu dari dua bersaudara ini menyatakan rasa senangnya karena telah berhasil membuat filmBoys Before Flowers sukses di pasaran. Namun menurutnya, aktingnya di film tersebut belum maksimal. Dikarenakan itu adalah syuting film kejar tayang, yang membuatnya kurang bisa memdalami karakternya dengan maksimal. Sebenarnya, saat casting, Lee Min Ho bukanlah orang pertama yang dipilih untuk memerankan peran Gu Jun Pyo, namun setelah melihat rambutnya di keriting, produser merasa Lee Min Ho lebih pantas memerankan Gu Jun Pyo. Lee Min Ho adalah artis termahal di Korea Selatan, setelah ia mulai syuting Boys Before Flower.
Kehidupan pribadi
Pada tahun 2006, Lee Min Ho pernah mengalami kecelakaan mobil, yang membuat kakinya cedera lumayan serius. Kaki kanannya harus dimasukkan lempengan besi untuk menopang badannya. Tapi pada bulan Juni tahun 2009 lalu, lempengan besi tersebut telah dikeluarkan dari tubuhnya. Kini Lee Min Ho dapat dikatakan telah pulih total.
Filmografi
Drama televisi
| Tahun | Judul | Peran | Stasiun TV |
|---|---|---|---|
| 2004 | Nonstop 5 | Cameo | MBC |
| 2005 | Love Hymn | Pelayan restoran | MBC |
| 2006 | Secret Campus | Park Doo-hyun | EBS |
| 2007 | Mackerel Run | Cha Gong-chan | SBS |
| I Am Sam | Heo Mo-se | KBS | |
| 2008 | Get Up | Min Wook-gi | MBC |
| 2009 | Boys Over Flowers | Gu Jun-pyo | KBS |
| 2010 | Personal Preference | Jeon Jin-ho | MBC |
| 2011 | City Hunter | Lee Yoon-sung | SBS |
| 2012 | Faith | Choi Young | SBS |
| 2013 | The Heirs | Kim Tan | SBS |
Film
| Tahun | Judul | Peran |
|---|---|---|
| 2008 | Public Enemy Returns | Cameo |
| Our School E.T | Oh Sang Hoon | |
| 2014 | Gangnam 1970 | Kim Jong-dae |
Penghargaan
| Tahun | Penghargaan |
|---|---|
| 2009 |
|
| 2010 |
|
| 2011 |
|
| 2012 | |
| 2013 |
|
Politik Luar Negeri
Pengertian Politik Luar Negeri
Politik luar negeri adalah strategi dan taktik yang digunakan oleh suatu negara dalam
hubungannya dengan negara-negara lain. Dalam arti luas, politik luar
negeri adalah pola perilaku yang digunakan oleh suatu Negara dalam hubungannya
dengan negara-negara lain.
Sejarah
Politik Luar Negeri
Politik luar negeri Indonesia bebas aktif yang dikemukakan
oleh Hatta sama sekali bukan retorika kosong mengenai kemandirian dan
kemerdekaan, akan tetapi dilandasi pemikiran rasional dan bahkan kesadaran
penuh akan prinsip-prinsip realisme dalam menghadapi dinamika politik
internasional dalam konteks dan ruang waktu yang spesifik. Bahkan dalam pidato
tahun 1948 tersebut, Hatta dengan tegas menyatakan, percaya akan diri sendiri
dan berjuang atas kesanggupan kita sendiri tidak berarti bahwa kita tidak akan
mengambil keuntungan daripada pergolakan politik internasional.
Pelajaran
terpenting yang bisa kita ambil dari para founding fathers kita adalah bahwa
politik internasional tidak bisa dihadapi dengan sentimen belaka. Namun, dengan
realitas dan logika yang rasional. Contoh yang paling sering disebut adalah
pilihan yang diambil Uni Soviet pada 1935 ketika ia harus menghadapi kelompok
fasis pimpinan Hitler. Para pemimpin Uni Soviet menyerukan kader dan sekutunya
di seluruh dunia untuk mengurangi permusuhan dengan kelompok kapitalis dan
menyerukan dibentuknya front bersama melawan fasisme. Kemudian pada 1939, Uni
Soviet mengadakan kerja sama nonagresi dengan musuhnya sendiri, Jerman. Dengan
itu, Soviet terbebaskan untuk beberapa waktu lamanya dari ancaman penaklukan.
Contoh inilah yang dikemukakan Hatta untuk menggambarkan betapa politik
internasional sedapat mungkin dijauhkan dari prinsip sentimental dan didekatkan
pada prinsip realisme.
Dalam sejarah pembangunan Negara
Republik Indonesia banyak orang yang berjasa mendukung pelaksanaan pembangunan
Negara. Salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar adalah Bapak presiden
Negara Republik Indonesia yang kedua , Bapak Suharto, beliau merupakan seorang
yang amat berpengaruh dalam sejarah pembangunan Negara republik Indonesia.
Sebab dalam masa pemerintahan beliaulah Indonesia mengalami banyak kejadian
penting yang berperan membentuk pondasi negara hingga menjadi seperti sekarang.
Dalam politik luar negeri dan diplomasi Republik Indonesia, beliau memiliki
peran besar sebagai penentu sikap yang diambil Negara dalam menghadapi dunia
Internasional.
Tujuan
Politik Luar Negeri
Dalam bukunya yang berjudul
Dasar-Dasar Politik Luar Negeri Indonesia, Moh. Hatta menguraikan tujuan
politik luar negeri Indonesia sbb:
- Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga
keselamatan negara.
- Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar
negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat apabila barang-barang tersebut
tidak ada atau belum dihasilkan sendiri.
- Meningkatkan perdamaian internasional, karena hanya
dalam keadaan damai Indonesia dapat membangun dan memperoleh syarat-syarat
yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran rakyat.
- Meningkatkan persaudaraan segala bangsa sebagai
pelaksanaan cita-cita yang tersimpul dalam Pancasila, dasar, dan falsafah
negara Indonesia.
Landasan
Politik Luar Negeri
Landasan politik luar negeri Indonesia adalah:
1)
Pancasila sebagai Landasan idiil
Pancasila
merupakan Ideologi bangsa dan negara Indonesia. Karena itu, Pancasila menjadi landasan yang menjiwai politik luar
negeri Indonesia.
2)
UUD 1945 (hasil amandemen) sebagai Landasan
konstitusional
UUD 1945
(dan hasil amandemennya) merupakan konstitusi bangsa Indonesia. Yang menjadi
landasan konstitusional politik luar negeri Indonesia dalam hal ini meliputi:
- Pembukaan (alenia ke IV)
- Batang tubuh: pasal 11 dan 13 ayat 1, 2, dan 3.
3) Peraturan Presiden
Nomor 7 Tahun 2005 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional
2004-2009 Sebagai Landasan Operasional. Dalam pasal 2 Undang-Undang Nomor 37
Tahun 1999 Tentang Hubungan Luar
Peran
Politik Luar Negeri Melalui Perwakilan
Departemen
Luar Negeri mempunyai tugas membantu presiden dalam menyelenggarakan sebagian
urusan pemerintah di bidang politik dan hubungan luar negeri. Dalam menjalankan
tugasnya, Departemen Luar Negeri dibantu oleh badan-badan di bawahnya yang
berada di luar negeri di negara-negara penerima atau pada organisasi-organisasi
internaional, sepertiPerserikatan Bangsa-Bangsa. Perwakilan pemerintah
Indonesia di luar negeri, antara lain sebagai berikut.
a.
Perwakilan Diplomatik
Setiap
negara yang menjalin hubungan dengan negara lain ditandai dengan dilakukannya
pertukaran perwakilan diplomatik. Bagamana pertukaran perwakilan diplomatik
itu? Pertukaran perwakilan diplomatik, yaitu pertukaran perwakilan diplomatik
antarnegara yang dilakukan dengan cara menempatkan pejabat di negara penerima. Pejabat perwakilan diplomatik disebut diplomat. Perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri merupakan perwakilan pemerintah Indonesia yang kegiatannya meliputi semua kepentingan negara Indonesia dan wilayah kerjanya meliputi seluruh negara penerima. Seorang diplomat memiliki kekebalan diplomatik. Seperti berikut ini :
antarnegara yang dilakukan dengan cara menempatkan pejabat di negara penerima. Pejabat perwakilan diplomatik disebut diplomat. Perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri merupakan perwakilan pemerintah Indonesia yang kegiatannya meliputi semua kepentingan negara Indonesia dan wilayah kerjanya meliputi seluruh negara penerima. Seorang diplomat memiliki kekebalan diplomatik. Seperti berikut ini :
· Kekebalan terhadap alat kekuasaan
negara penerima
Kekebalan seperti ini dibutuhkan
dalam rangka melindungi seluruh peralatan yang dibutuhkan dalam rangka
pelaksanaan tugas. Contoh seorang pejabat Diplomatik Singapura di Indonesia
bepergian menggunakan kendaraan dinas kedutaan. Di tengah perjalanan, ia
menabrak mobil lain yang diparkir. Dengan kejadian itu, polisi Indonesia tidak
mempunyai wewenang untuk melakukan penilangan atau menahan SIM, kendaraan, atau
menahan orangnya.
· Berhak
Mendapat Perlindungan
Seorang diplomat dalam menjalankan
tugasnya berhak mendapat perlindungan dari gangguan.
·
Memiliki
wewenang untuk menolak bersakasi di pengadilan
Pejabat
diplomatik mempunyai hak untuk menolak bersakai di pengadilan, meskipun tidak
mutlak. Dalam hal tertentu, ia dapat menjadi saksi demi menjaga hubungan baik
kedua negara.
·
Rumah
tinggal dan gedung kedutan bebas dari penggeledahan
Seorang
duta besar bertempat tinggal di gedung kedutan tempat melaksanakan tugasnya.
·
Kekebalan
surat menyurat diplomatik
Kekebalan ini diberikan untuk
melindungi segala dokumen atau arsip yang dimiliki dan untuk menjaga
kerahasiaan surat-menyurat yang dikirim ataupun yang diterima. Kekebalan ini
termasuk tas yang dibawa bepergian, baik melalui darat, laut, maupun udara.
Seorang diplomat selain mempunyai kekebalan juga mempunyai keistimewaan diplomatik, seperti berikut ini.
Seorang diplomat selain mempunyai kekebalan juga mempunyai keistimewaan diplomatik, seperti berikut ini.
Ø Bebas dari kewajiban membayar
pajak, misalnya pajak kendaraanbermotor,
pajak penghasilan, pajak orang asing, pajak bumi dan bangunan, dan sebagainya.
Ø Bebas dari kewajiban pabean atau
bea masuk, bea keluar, cukai terhadap barang-barang yang masuk atau yang keluar untuk kepentingan
dinas pejabat dilpomatik.
Perwakilan diplomatik Indonesia di
luar negeri dapat berupa kedutaan besar yang ditempatkan pada suatu negara dan
perutusan tetap yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional. Kedutaan
Besar Republik Indonesia dipimpin oleh seorang duta besar luar biasa dan
berkuasa penuh. Duta besar diangkat oleh presiden. Duta besar Indonesia ditempatkan
pada negara yang menjalin hubungan dengan Indonesia.
Perutusan tetap Republik Indonesia kedudukannya sama dengan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh. Contohnya Duta Besar Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain duta besar dan perutusan tetap juga dikenal adanya kuasa usaha sementara yang merupakan Pejabat Dinas Luar Negeri yang ditunjuk oleh Menteri Luar Negeri. Mereka menjadi perwakilan diplomatik untuk sementara
waktu karena mewakili duta besar yang tidak di wilayah kerjanya atau sama sekali berhalangan melaksanakan tugasnya.
Perutusan tetap Republik Indonesia kedudukannya sama dengan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh. Contohnya Duta Besar Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain duta besar dan perutusan tetap juga dikenal adanya kuasa usaha sementara yang merupakan Pejabat Dinas Luar Negeri yang ditunjuk oleh Menteri Luar Negeri. Mereka menjadi perwakilan diplomatik untuk sementara
waktu karena mewakili duta besar yang tidak di wilayah kerjanya atau sama sekali berhalangan melaksanakan tugasnya.
b.Perwakilan konsuler
Tugas pokoknya tidak jauh berbeda
dengan tugas pokok perwakilan diplomatik. Perwakilan konsuler merupakan wakil
negara pengirim yang melaksanakan tugas dalam bidang-bidang tertentu sesuai
dengan kebutuhan negara pengirim.
1) Konsulat jenderal yang dipimpin oleh seorang konsul
jenderal.
2)
Konsulat yang dipimpin oleh seorang
konsul.
Peran
Indonesia Dalam Organisasi Internasional
Organisai
internasional adalah suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat
internasional secara suka rela atau atas dasar kesamaan yang bertujuan untuk
menciptakan perdamaian dalam tata hubungan internasional. Secara umum
organisasi internasional dapat diartikan sebagai organisasi beberapa negara
yang berkedudukan sebagai subyek hokum internasional dan mempunyai kapasitas
untuk membuat perjanjian internasional.
1. Peranan Indonesia dalam Gerakan Non
Blok
(a)
Presiden Soekarno adalah satu dari
lima pemimpin dunia yang mendirikan GNB.
(b)
Iku memprakarsai berdirinya Gerakan
Non Blok dengan menandatangani Deklarasi Beograd sebagai hasil
Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok I pada tanggal 1-6 September 1961.
(c)
Indonesia menjadi pemimpin GNB pada
tahun 1991. Saat itu Presiden Soeharto terpilih menjadi ketua GNB. Sebagai
pemimpin GNB, Indonesia sukses menggelar KTT X GNB di Jakarta.
(d)
Indonesia juga berperan penting
dalam meredakan ketegangan di kawasan bekas Yogoslavia pada tahun 1991.
(e)
Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan
Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok X yang berlangsung pada tanggal 1-6
September 1992 di Jakarta.
(f) Ekspor dan impor perdagangan
Indonesia dengan negara anggota GNB.
2.
Peranan
Indonesia dalam PBB
Republik
Indonesia tidak hanya menerima bantuan dari PBB akan tetapi juga berperan aktif
baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap PBB, yakni sebagai berikut.
(a)
Secara tidak langsung, Indonesia ikut menciptakan perdamaian
dunia melalui kerja sama dalam konferensi Asia Afrika, ASEAN, maupun Gerakan
Non Blok.
(b) Secara langsung yakni Indonesia mengirimkan Pasukan Garuda
atau Kontingen Garuda (KONGA) sebagai sumbangan terhadap PBB untuk menciptakan
perdamaian dunia.
3.
Peranan
Indonesia dalam KAA
(a) Indonesia ikut memprakarsai dan sebagai tempat
penyelenggaraan Konferensi Pancanegara II yang berlangsung tanggal 28-29
Desember 1954 di Bogor (Jawa Barat). Konferensi ini sebagai pendahuluan dari
KAA.
(b) Indonesia ikut memprakarsai dan sebagai tempat
penyelenggaraan KAA yang berlangsung pada tanggal 18-24 April 1955 di Gedung
Merdeka Bandung (Jawa Barat). Dalam konferensi ini beberapa tokoh Indonesia
menduduki peranan penting, diantaranya adalah :
Ketua Konferensi
: Mr. Ali Sastroamidjoyo
Sekretaris Jenderal
Konferensi
: Ruslan Abdulgani
Ketua
Komite
Kebudayaan : Mr.
Muh. Yamin
Ketua
Komite
Ekonomi :
Prof. Ir. Roseno
(c) Dalam KAA Indonesia termasuk salah satu penggagas pertemuan
tersebut bersama Mesir dan India sehingga diadakan untuk yang pertama kalinya
di Bandung tahun 1955.
4. Peranan Indonesia dalam ASEAN
Peranan Indonesia dalam ASEAN sangat besar diantaranya sebagai berikut.
(a) Indonesia merupakan salah satu negara pemrakarsa berdirinya
ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967.
(b) Indonesia berusaha membantu pihak-pihak yang bersengketa
untuk mencari penyelesaian dalam masalah Indocina. Indonesia berpendapat bahwa penyelesaian
Indocina secara keseluruhan dan Vietnam khususnya sangat penting dalam
menciptakan stabilitas di kawasan Asia Tenggara. Pada tanggal 15-17 Mei 1970 di
Jakarta diselenggarakan konferensi untuk membahas penyelesaian pertikaian
Kamboja. Dengan demikian Indonesia telah berusaha menyumbangkan jasa-jasa
baiknya untuk mengurangi ketegangan-ketegangan dan konflik-konflik bersenjata
di Asia Tenggara.
(c) Indonesia sebagai penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi
(KTT) Pertama ASEAN yang berlangsung di Denpasar, Bali pada tangga 23-24
Februari 1976.
(d) Pada tanggal 7 Juni 1976 Indonesia ditunjuk sebagai tempat
kedudukan Sekretariat Tetap ASEAN dan sekaligus ditunjuk sebagai Sekretaris
Jendral Pertama adalah Letjen. H.R. Dharsono yang kemudia digantikan oleh
Umarjadi Njotowijono.
(e) Indonesia menjadi tempat pembuatan pupuk se-ASEAN, tepatnya
di Aceh yang nantinya akan digunakan negara-negara ASEAN, otomatis Indonesia
mendapatkan keuntungan dan juga bisa mengurangi pengangguran di Indonesia.
(f) Mengikuti kerja sama regional
seperti ini maka akan lebih dihormati negara lain, seperti hanya kerja sama
regional yang di Eropa ataupun Timur Tengah, lebih-lebih kalau ASEAN kuar
dimata Internasional (sayangnya di Internasional ASEAN kurang dipandang)
(g) AL-TNI saring melakukan latihan bersama dengan Singapura
sehingga akan membuktikan pada dunia bahwa militer Indonesia masih kuat, dan
Indonesia pun melakukan perjanjian Ekstradisi disemua negara ASEAN, walaupun
agak lama untuk mendekati Singapura.
(h) Pada KTT ASEAN ke-9 tanggal 7-8 Oktober 2003 di Bali,
Indonesia mengusulkan pembentukan komunitas ASEAN (Asean Community).
Komunitas ini mencakup bidang keamanan, sosial – kebudayaan, dan ekonomi.
(i) Pada tahun 2004 Indonesia menjadi
negara yang memimpin ASEAN. Selama memimpin, Indonesia menyelenggarakan
serangkaian pertemuan. Diantara pertemuan itu adalah pertemuan Tingkat Menteri
ASEAN (Asean Ministerial Meeting), Forum Kawasan ASEAN (Asean
Regional Forum), Pertemuan Kementrian Kawasan mengenai penanggulangan
terorisme, dan beberapa pertemuan lainnya.
(j) Menjadi tuan rumah pertemuan khusus
pasca gempa bumi dan tsunami pada Januari 2005. pertemuan ini bertujuan untuk
membicarakan tindakan-tindakan mengatasi bencana tsunami pada 26 Desember 2004.
(k) Pada bulan Agustus 2007 diresmikan Asean Forum 2007 di
Jakarta. Forum ini diselenggarakan untuk mendukung terwujudnya Komunitas Asean
2015 diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi ASEAN ke-40.
(l) Pada KTT Asean ke-19 tanggal 17-19
November 2011 Indonesia kembali menjadi tuan rumah.
(m) Kesepakatan Kawasan Bebas Senjara Nuklir Asia Tenggara atau
Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ)
Langganan:
Postingan (Atom)